Kamis, 07 Januari 2016

Pesona Lolong, Desa Sejuta Durian


Lolong merupakan salah satu desa di Kabupaten Pekalongan, tepatnya berada di Kecamatan Karanganyar. Bagi para masyarakat yang belum pernah ke Pekalongan mungkin bertanya-tanya tentang daerah ini. Memang sebenarnya tidak ada yang spesial dari daerah ini, namun yang membuat desa ini berbeda dengan daerah lain di Pekalongan yaitu sebagian besar wilayah di desa ini merupakan kebun durian. Hal inilah yang membuat desa ini menjadi pusat perhatian pada saat musim durian seperti ini.
Pada musim durian seperti ini biasanya para penjual durian menjual duriannya di kanan dan kiri badan jalan yang notabene bersinggungan langsung kebun durian para penduduk desa Lolong tersebut. Hal tersebut menambah pesona yang diberikan dari desa Lolong ini karena suasana yang didapat pada saat menikmati durian lebih asri dan terasa seperti di kebun sendiri karena langsung berada di kebun durian. Dengan kenyamanan serta keasrian tempat tersebut desa Lolong menjadi salah satu tempat yang dituju pada saat musim durian baik dari dalam kota maupun luar kota.




Panjang ruas jalan yang digunakan untuk berjualan ialah ± 2 km (dari titik A sampai dengan titik B). Ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan lokal yang menghubungkan Desa Lolong dengan pusat kegiatan masyarakat berupa pasar di Karanganyar. Ruas jalan ini mempunyai tipe jalan 2/2 UD dengan lebar badan jalan 6 m, yang mempunyai jenis perkerasan tipe flexibel (aspal) yang memiliki bahu jalan di kanan dan kiri bahu jalan. Namun seiring berbuahnya buah durian tersebut, bahu jalan yang ada digunakan bagi para pedagang untuk menjual duriannya. Selain bahu jalan tersebut digunakan untuk lapak para pedagang bahu jalan ini juga digunakan untuk parkir para pembeli durian tersebut bahkan sering kali parkir kendaraan tersebut menggunakan badan jalan khsusunya mobil. Hal ini mengakibatkan penyempitan badan jalan yang berakibat langsung membuat badan jalan menjadi lebih sempit sehingga menimbulkan araus lalu lintas padat (kemacetan).




Kepadatan arus lalu lintas ini menimbulkan keasrian dan kenyamanan Desa Lolong sediki demi sedikit menurun. Padahal dilain sisi kepadatan lalu lintas tersebut menujukan bahwa para pembeli durian semakin lama semakin bertambah banyak. Hal tersebut membutuhkan suatu manajemen lalu lintas yang bertujuan untuk menghilangkan kepadatan lalu lintas meskipun jumlah pembeli bertambah. Manajemen ini bisa dimulai dengan mengatur parkir di lokasi tersebut.
 
Pengaturan parkir ini bertujuan untuk menertibkan para pemebeli yang membawa kendaraan pribadi agar kendaraan yang diparkir lebih tertata dan tidak menimbulkan efek negatif seperti mengurangi kapasitas jalan dan menimbulkan kepadatan arus lalu lintas akibat ketidakserasian antara volume lalu lintas dan kapasitas jalan. Manajemen parkir yang dimaksud ialah dengan membuat parkir offstreet di dua titik yaitu masing-masing di desa sebelum perkebunan durian tersebut yaitu pada titik A dan titik B. Dengan adanya manajemen parkir ini diharapkan kondisi lalu lintas di ruas jalan ini akan membaik dan dapat berkontribusi meningkatkan pendatan daerah untuk pembangunan Kabupaten Pekalongan agar menjadi lebih baik pula. Selain itu, diharapkan kenyamanan serta keasrian pesona desa lolong akan tetap terjaga sehingga semakin mengikat para pengunjung dari luar kota maupun dalam kota.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar